HOME

Wednesday, August 23, 2017

DESAIN INDUSTRI

BAB VIII
DESAIN INDUSTRI


8.1         Desain Industri
Perhimpunan Desainer Industri Amerika (IDSA) mendefinisikan desain industri sebagai “jasa profesional dalam menciptakan dan mengembangkan konsep dan spesifikasi guna mengoptimalkan fungsi-fungsi, nilai, dan penampilan produk serta sistem untuk mencapai keuntungan yang mutual antara pemakai dan produsen”.Hasil yang dapat dicapai desain industri dalam mengembangkan produk baru adalah kegunaan, penampilan, kemudahan pemeliharaan, kemudahan pemakaian biaya-biaya rendah serta komunikasi. Kemudahan operasional, dalam penggunaannya cukup dengan mengikuti buku pedoman atau panduan operasional mesin. Oleh karena itu, prinsip kerjanya cukup sederhana dengan sistem perakitan sedapat mungkin dibuat dengan sistem modular atau sistem bongkar-pasang. Penampilan disesuaikan dengan kondisi yang ada. Kemudahan perawatan, mesin dibuat dengan konstruksi yang sederhana. Dengan demikian maka dalam pengoperasian maupun pelayanan suku cadangnya dapat dilakukan dengan mudah. Disamping itu, faktor keselamatan atas operasional juga perlu diperhatikan, terutama pada bagian-bagian yang berputar perlu pengaman.

8.2         Pentingnya Desain Industri
Kebanyakan produk di pasaran diperbaiki dengan beberapa cara atau dengan desain industri yang baik. Semua produk yang digunakan, dioperasikan, atau dilihat oleh orang-orang amat bergantung pada desain industri untuk mencapai kesuksesan komersial. Dengan adanya pemikiran ini, akan mudah menilai pentingnya desain industri terhadap suatu produk tertentu. Semakin penting setiap dimensi terhadap kesuksesan suatu produk, semakin tergantung pula produk tersebut terhadap desain industri. Pentingnya desain industri dibagi menjadi dua kebutuhan:

8.2.1   Kebutuhan Ergonomik
Seberapa   penting   kemudahan   pemakaian?   Kemudahan   pemakaian mungkin sangat penting untuk produk-produk yang sering digunakan kemudahan pemakaian akan lebih diperlukan.Seberapa pentingnya kemudahan perawatan? Jika produk perlu diperbaiki secara berkala, kemudahan perawatan menjadi penting.Berapa banyak interaksi pemakai yang diperlukan untuk fungsi-fungsi produk? Semakin banyak interaksi pemakai dengan produk, produk akan semakin tergantung pada desain industri.Berapa pembaruan yang interaksi pemakai perlukan? Suatu antarmuka pemakai memerlukan perbaikan terhadap desain yang telah ada yang secara relatif akan mudah dipahami untuk didesain.Apa   pokok   permasalahan   keamanan   Semua   produk   mempunyai pertimbangan keamanan.

8.2.2   Kebutuhan Estetis
Apakah diferensiasi produk visual diperlukan? Produk dengan market dan teknologi yang   stabil   sangat   tergantung   pada   desain   industri   untuk menciptakan daya tarik estetis. Seberapa penting gengsi kepemilikan, kesan, dan mode? Persepsi pelanggan terhadap suatu produk sebagian didasarkan oleh daya tarik estetis. Produk yang menarik mungkin diasosiasikan dengan mode dan kesan yang tinggi. Akankah   suatu   produk   estetis   memotivasi   tim?   Suatu   produk   yang mempunyai daya tarik estetis dapat membangkitkan perasaan bangga di antara para staf desain dan manufaktur.
Kebanggaan tim dapat memotivasi dan menyatukan setiap orang yang berhubungan dengan proyek. Apakah diferensiasi produk visual diperlukan? Produk dengan market dan teknologi yang   stabil   sangat   tergantung   pada   desain   industri   untuk menciptakan daya tarik estetis. Seberapa penting gengsi kepemilikan, kesan, dan mode? Persepsi pelanggan terhadap suatu produk sebagian didasarkan oleh daya tarik estetis. Produk yang menarik mungkin diasosiasikan dengan mode dan kesan yang tinggi. Akankah   suatu   produk   estetis   memotivasi   tim?   Suatu   produk   yang mempunyai daya tarik estetis dapat membangkitkan perasaan bangga di antara para staf desain dan manufaktur. Kebanggaan tim dapat memotivasi dan menyatukan setiap orang yang berhubungan dengan proyek.

8.3         Proses Desain Industri
Berikut adalah langkah-langkah atau proses dari desain industri:
8.3.1   Penyelidikan Kebutuhan Pelanggan
Tim pengembanganprodukmulaidenganmendokumentasikankebutuhan-kebutuhan pelanggan, mengidentifikasikan kebutuhan pelanggan. Karena desainer industri mempunyai kemampuan untuk mengenali pokok-pokok permasalahan yang melibatkan interaksi pemakai, keterlibatan desain industri penting dalam proses kebutuhan. Keterlibatan pemasaran, teknik, dan desain industri tentu akan menuju kepemahaman yang umum dan luas tentang kebutuhan pelanggan bagi semua anggota tim, khususnya membantu desainer industri untuk memperoleh pamahaman yang mendalam tentang interaksi antara pemakai dengan produk.

8.3.2   Konseptualisasi
Setelah kebutuhan dan tuntutan pelanggan dipahami, desainer industri membantu tim untuk membuat konsep produk. Dalam tahap konseptualisasi desainer industri  membuat sketsa yang sederhana. Sketsa-sketsa ini adalah media yang cepat dan tidak mal untuk mengekspresikan ide-ide dan mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan. Konsep-konsep yang diajukan kemudian dicocokan dengan penyelesaian teknis selama masa penggalian. Konsep-konsep ini dikelompokkan dan dievaluasi oleh tim berdasarkan kebutuhan pelanggan, kemungkinan teknis, biaya, dan pertimbangan manufaktur.
8.3.3   Perbaikan Awal
Pada fase perbaikan awal, desainerindustrimembuatmodeldarikonsep yang palingmenjanjikan. Softmodelbiasanyadibuatdalamskalapenuhdenganmenggunakanbusaatau papan berintibusa. Meskipun secara umummasihkasar, model-modelinisangatbergunakarenamembantutimpengembanganuntukmengekspresikan dan memvisualisasikankosepprodukkedalambentuktigadimensi. Konsep-konsep yang sukardivisualisasikanmemerlukanlebihbanyakmodeldibandingkan yang sederhana.
8.3.4   Perbaikan Lanjutan & Pemilihan Konsep Akhir
Pada tahapini para desainerindustriseringmenggantidarimodellunak dan sketsamenjadimodelkeras dan gambaran informasiintensif yang dikenaldenganrendering. Renderingmemperlihatkandetaildesain dan seringmelukiskanpenggunaanproduk yang digambarkandalambentukduaatautigadimensi. Renderingmenyampaikansejumlahinformasimengenaiproduk.Langkahperbaikanakhirsebelummemilih suatukonsepadalahmenciptakanmodelkeras.
Modelini secara teknisbelumberfungsikarenahanyamendekatireplikadesainakhirdenganpenampilan yang sangatrealistik.Modelkerasdapatdigunakanuntukmemperolehfeedbackdaripelanggandengan cara mengiklankanataumempromosikanproduk pada pameran-pameran, menjualkonsepkepadamanajemen senior dalamsuatuorganisasi, dan untukperbaikanlanjutankonsepakhir.
8.3.5   Penggambaran Kontrol
Desainerindustrimenyelesaikanprosespengembangandenganmembuat gambar kontroldarikonsepakhir. Penggambaranakhirmendokumentasikanfungsi, ciri, ukuran, warna, sentuhanakhirpermukaan dan dimensi. Meskipunmerekatidakmenggambarkanbagian gambar secara mendetail, namun dapatdigunakanuntukmembuatmodeldesainakhir dan prototypelain. Biasanya gambar-gambar inidiberikankepada para desaineruntukmenyelesaikanbagian yang mendetail.
8.3.6   Koordinasi dengan Ahli Teknik, Manufaktur dan Pengecer
Desainerindustriharusterusbekerjaberdekatandenganahliteknik dan personal manufakturmelaluisubsekuenpengembanganproduk. Beberapaperusahaankonsultasidesainindustrimenawarkan jasa pengembanganproduk yang cukupluas, termasukdesainteknikdetail dan pemilihansertamanajemen filiar pengecerbaik material, peralatan, komponen, dan jasa perakitan.

8.4         Manajemen Proses Desain Industrial
Selamabeberapatahapdesainindustrimungkindilibatkandalamkeseluruhanprosespengembanganprodukselamabeberapatahap. Pelaksanaan upaya ID tergantung pada sifatdasardariproduk yang sedangdidesain. Untuk menjelaskan pelaksanaan upaya desain industrial, produk dikelompokkan menjadi dua, yaitu:


8.4.1   Produk yang Dikendalikan Teknologi
Ciri khas utama produk yang dikendalikan teknologi adalah manfaatnya yang didasarkan pada teknologinya, atau kemampuannya menyelesaikan tugas teknikal yang spesifik. Ketika suatu produk masih mempunyai estetika yang penting dan keperluan ergonomi, konsumen kemungkinan besar akan membeli produk, terutama untuk pelaksanaan teknikal.
8.4.2   Produk yang Dikendalikan Pengguna
Manfaat dari produk yang dikendalikan oleh pengguna berasal dari kegunaan antar muka dan estetis. Secara khusus, dalamhalituadainteraksi yang tinggidaripenggunaprodukini. Namundemikian, antarmukapenggunaharus aman, mudahdigunakan, dan di jaga. Penampilanluarprodukseringkalipentinguntukmembedakanproduk dan memberikan rasa bangga pada pemiliknya. Sebagaicontoh, cursi cantor sebagian besar dihasilkandaripengguna. Disampingitusemuaprodukinimungkin secara teknismasihsangatrumit.

8.5         Mengevaluasi Produk
Setelah kebutuhan ergonomik dan estetis terpenuhi, penilaian kualitas desain industri untuk produk yang sudah jadi dapat dinilai secara kualitatif dapat dilakukan untuk mengetahui apakah desain industri telah mengerjakan tujuannya dengan menimbang setiap aspek dari produk yang dipengaruhi oleh desain industri.Ada 5 kategori yang harus diperhatikan dalam mengevaluasi produk:
8.5.1   Kualitas dari Antar Muka Pengguna
Merupakan rating tentang bagaimana mudahnya produk itu digunakan. Kualitas antarmuka berhubungan dengan penampilan produk, rasa dan bentuk interaksi.
Contoh pertanyaan untuk produk yang spesifik adalah apakah pegangannya nyaman?Apakah tombol pemutar dapat diputar dengan mudah dan secara halus?Apakah tomboh tenaganya mudah ditemukan?Apakah petunjuknya mudah dibawa dan dimengerti?

8.5.2   Daya Tarik Emosional
Peringkat secara keseluruhannya, konsumenlah yang menjadi daya Tarik  bagi suatu produk. Daya Tarik ini dicapai lewat penampilan, sentuhan, suara dan baunya.Contoh pertanyaan untuk produk khusus antara lain:Bagaimana bunyi pintu mobil ketika dibanting?Apakah peralatan hasil pekerjaan tangan lebih kokoh dan kuat?Apakah mesin pembuat kopi kelihatan bagus di meja dapur?

8.5.3   Kemampuan Memelihara dan Memperbaiki Produk
Merupakan peringkat kesenangan untuk memelihara dan memperbaiki suatu produk. Pemeliharaan dan perbaikan seharusnya dipertimbangkan dengan interaksi antar pemakai.Contoh pertanyaan dari produk khusus yaitu:Mudahkan menggunakan mesin fotocopy?Sulitkah membongkar dan membersihkannya?Sulitkah mengubah aki di dalam Walkman, control pengatur jam tangan?

8.5.4   Ketepatan Penggunaan Sumber Daya
Merupakan peringkat bagaimana sebaiknya sumber daya digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Jenis sumber daya lebih diarahkan pada desain industri pengeluaran dan faktor ini ceenderung untuk menggerakkan harga-harga. Rancangan produk yang kurang baik salah satunya dari segi bahan yang tidak biasa yang akan mempengaruhi hasil proses pembuatan barang-barang, dan proses pemasangan.

8.5.5   Perbedaan Produk
Perbedaan produk adalah peringkat dari suatu produk yang unik dan konsisten terhadap identitas perusahaan. Perbedaan ini diutamakan dari bentuknya. Contoh: Apakah pelanggan yang melihat produk di toko dapat menjadikannya suatu hal yang khusus oleh karena bentuknya?Akankah pelanggan mengingat produk yang telah dilihatnya di iklan?Apakah produk akan menjadi terkenal ketika terlihat di jalan?Apakah produk cocok atau dapat mempertinggi identitas perusahaan?

8.6         Desain Industri Rancangan Produk
Kesuksesan komersial baik untuk produk yang digunakan, dioperasikan maupun dilihat semua sangat tergantung pada desain industrinya. Bahkan kebanyakan produk di pasaran sering disempurnakan melalui desain industri.Penilaian tingkat kepentingan desain industri dari alat puntir benang sutera dapat dilihat pada tabel dibawah ini, Tabel 8.1.
Tabel 8.1 Penilaian Tingkat Kepentingan Desain Industri dari Alat Puntir Benang Sutera



1 comment: